DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
LATEST NEWS
USD/JPY: Memulai Sesi Tokyo Dalam Posisi Menguntungkan, Reli > 20 Pips

USD/JPY memulai sesi semalam dengan penurunan di 108,68 dan kemudian mecatatkan level tertinggi pada sesi NY di 109,40 setelah spekulasi bahwa pertikaian perdagangan China/AS akan segera diselesaikan setelah muncul berita bahwa Menteri Keuangan Mnuchin mendukung menaikkan tarif dalam upaya untuk...

Minyak Menetapkan Gain Mingguan Ketiga seiring Pengurangan Produksi oleh OPEC ke A.S.

Minyak siap untuk kenaikan mingguan ketiga seiring optimisme bahwa pengurangan produksi oleh OPEC dan sekutunya akan mengimbangi kenaikan output AS. WTI untuk pengiriman Februari diperdagangkan di $ 52,29 / bbl di Nymex, naik 22c, pada pukul 9:21 pagi waktu Tokyo. Kontrak turun 24c ke $$ 52,07...

Bursa Tokyo Dibuka Menguat Terkait Rumor Perdagangan AS-China

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Jumat, mengikuti kenaikan di Wall Street seiring investor mengambil hati dari laporan bahwa AS bisa menaikkan tarif perdagangan di China. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,27 persen atau 54,56 poin ke level 20.456,83 pada awal perdagangan, sementara indeks...

china enterprise Emas Stabil Indeks manufaktur AS Property Pasukan FDI, negara Infation indeksS&P 500 Bursa berjangka AS George Soros, S&P 500 Futures Natural Gas asdasd Chiquita Misil,

Bursa Tokyo Dibuka Menguat Terkait Rumor Perdagangan AS-China

Friday, 18 January 2019 07:37 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Jumat, mengikuti kenaikan di Wall Street seiring investor mengambil hati dari laporan bahwa AS bisa menaikkan tarif perdagangan di China. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,27 persen atau 54,56 poin ke level 20.456,83 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,27 persen atau 4,15 poin pada level 1.547,35.(Arl) Sumber : AFP

RECENT NEWS
Bursa saham Tokyo akhir pekan ini di teritori negatif
Friday, 18 October 2013 16:12 WIB | BursaSaham Jepang IndeksNikkei 225

Tokyo, AFP (18/10) – Bursa saham Tokyo ditutup 0,17 persen lebih rendah pada Jumat, mengakhiri reli tujuh hari karena penguatan yen dan kekhawatiran tentang kondisi ekonomi AS.Indeks Nikkei 225 tergelincir 24,97 poin di 14,561.54, sedangkan indeks Topix dari seluruh saham bagian pertama beringsut turun 0,06 persen, atau 0,73 poin, menjadi 1,205.52.Di perdagangan mata uang, dolar berada pada...

Bursa Saham China Naik Pasca GDP Meningkat Di Kuartal Ketiga
Friday, 18 October 2013 16:08 WIB | IndeksHang Seng China Enterprise SahamChina The Shanghai Composite Index

Bloomberg (18/10) -- Saham china naik untuk pertama kali dalam empat hari terakhir yang dipimpin oleh sektor konsumen dan industri, setelah perekonomian china meningkat di kuartal ketiga.Industri pembuat suku cadang mobil Younger Group Co. dan BYD co, yang dimiliki oleh Warren Buffett’s Berkshire Hathaway Inc. Melonjak lebih dari 7% memimpin kenaikan untuk perusahaan konsumsen tergantung pada...

Ekonomi China Tumbuh, Saham Eropa Naik
Friday, 18 October 2013 15:58 WIB | Indeks Stoxx Europe 600 National Bureau of Statistics Indeks berjangka Standard & Poor’s 500

Oct. 18 (Bloomberg) – Saham-saham Eropa naik pada hari ketujuh, kemenangan terpanjang mereka tahun ini, akibat rilis data China menunjukkan percepatan pertumbuhan ekonomi untuk pertama kalinya pada kuartal ketiga. Indeks berjangka AS dan saham Asia juga mengalami kenaikan.Indeks Stoxx Europe 600 menguat sebesar 0.3% ke level  316.96 pukul 8:12 pagi di London. Indeks ini telah menguat sebesar...

Permintaan Emas Asia Menguat Karena Kenaikan Inflasi : HSBC
Friday, 18 October 2013 15:50 WIB | HSBC World Gold Council

Bloomberg (18/10) –Permintaan emas Asia akan tetap tinggi akibat inflasi yang memacu pembelian investasi, menurut HSBC Holdings Plc memperkirakan bahwa saham-saham regional dari konsumsi dunia melonjak dalam satu decade lalu.Permintaan akan perhiasan, emas batangand an koin di India, China, Indonesia dan Vietnam naik sekitar 60% dari permintaan global dibandingkan dengan 35% di tahun 2004, para...

Saham-saham China Naik Setelah Ekonomi Tumbuh 7,8% di Kuartal Tiga
Friday, 18 October 2013 11:13 WIB | Indeks Shanghai Composite Indeks CSI Saham China

Bloomberg ( 18/10) --- Saham-saham China naik, memperkecil kerugian mingguannya setelah pertumbuhan ekonomi China terakselerasi di kuartal ketiga dari tiga bulan sebelumnya.Indeks Shanghai Composite naik 0,2 persen menjadi 2,192.52 pada pukul 10:04 pagi. Perekonomian China naik 7,8 persen pada kuartal ketiga, sesuai perkiraan rata-rata dari 48 ekonom yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Angka...

LATEST NEWS
USD/JPY: Memulai Sesi Tokyo Dalam Posisi Menguntungkan, Reli > 20 Pips

USD/JPY memulai sesi semalam dengan penurunan di 108,68 dan kemudian mecatatkan level tertinggi pada sesi NY di 109,40 setelah spekulasi bahwa pertikaian perdagangan China/AS akan segera diselesaikan setelah muncul berita bahwa Menteri Keuangan Mnuchin mendukung menaikkan tarif dalam upaya untuk...

Minyak Menetapkan Gain Mingguan Ketiga seiring Pengurangan Produksi oleh OPEC ke A.S.

Minyak siap untuk kenaikan mingguan ketiga seiring optimisme bahwa pengurangan produksi oleh OPEC dan sekutunya akan mengimbangi kenaikan output AS. WTI untuk pengiriman Februari diperdagangkan di $ 52,29 / bbl di Nymex, naik 22c, pada pukul 9:21 pagi waktu Tokyo. Kontrak turun 24c ke $$ 52,07...

Bursa Tokyo Dibuka Menguat Terkait Rumor Perdagangan AS-China

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Jumat, mengikuti kenaikan di Wall Street seiring investor mengambil hati dari laporan bahwa AS bisa menaikkan tarif perdagangan di China. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,27 persen atau 54,56 poin ke level 20.456,83 pada awal perdagangan, sementara indeks...

china enterprise Emas Stabil Indeks manufaktur AS Property Pasukan FDI, negara Infation indeksS&P 500 Bursa berjangka AS George Soros, S&P 500 Futures Natural Gas asdasd Chiquita Misil,

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.