DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Minyak Diperdagangkan Didekat $ 60 Karena Gangguan Badai Saat Kekhawatiran Kelebihan Stok Berlanjut
Monday, 15 July 2019 13:14 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak diperdagangkan mendekati level $ 60 per barel setelah badai menutup hampir tiga perempat produksi minyak mentah di Teluk Meksiko AS, bahkan ketika pasokan dan permintaan yang masih ada terus mengganggu prospek.

Kontrak berjangka mereda di New York setelah naik 4,7% minggu lalu. Sekitar 73% dari produksi minyak mentah dihentikan pada hari Minggu dan beberapa produsen bersiap untuk mengembalikan pekerja ke anjungan lepas pantai saat badai Barry mereda setelah melakukan pendaratan. Ekonomi China melambat ke level terendah tiga dekade selama kuartal kedua di tengah perang perdagangan yang berkepanjangan dengan AS, sementara IEA mengatakan pada hari Jumat bahwa ada peningkatan mengejutkan dalam stok global pada paruh pertama tahun ini.

Minyak telah didukung oleh menyusutnya stok minyak mentah AS dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang mendorong AS untuk memulai pembicaraan dengan sekutu-sekutunya tentang meningkatkan kehadiran militer mereka di Teluk Persia untuk menghadapi meningkatnya ancaman terhadap pengiriman yang ditimbulkan oleh Iran. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) juga memprediksikan prospek yang kurang menjanjikan, peringatan pada hari Kamis akan kelebihan pasokan pada tahun 2020 di belakang melonjaknya serpihan Amerika.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun 14 sen ke level $ 60,07 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 12:01 siang waktu Singapura. Harga naik 1 sen pada hari Jumat, membatasi kenaikan mingguan terbesar sejak pertengahan Juni lalu.

Brent untuk penyelesaian September diperdagangkan 6 sen lebih rendah pada level $ 66,66 per barel di ICE (NYSE: ICE) Futures Europe Exchange. Harga melonjak 3,9% minggu lalu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 6,50 untuk minyak WTI pada bulan yang sama. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS
Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Back-to-Back Ditengah Mencairnya Tensi Perang Perdagangan...
Friday, 23 August 2019 13:59 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan back-to-back pertamanya sejak Juni ditengah tanda-tanda AS dan China yang bisa mendekati kesepakatan perdagangan dan seiring meningkatnya daftar bank sentral memulai pe...

Minyak Menuju Gain Mingguan pada Tanda-Tanda Meredanya Perdagangan, Stok yang Lebih Ketat...
Friday, 23 August 2019 07:50 WIB

Minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan, didukung oleh tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan China dan setelah data resmi menunjukkan penurunan dalam persediaan minyak ment...

Minyak Stabil Karena Perhatian Beralih ke Pelonggaran Moneter Dari Persediaan...
Thursday, 22 August 2019 14:11 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan pertamanya minggu ini karena perhatian beralih dari memperluas stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpu...

Minyak Naik Karena Perhatian Beralih Dari Persediaan Menjadi Pelonggaran Moneter...
Thursday, 22 August 2019 08:13 WIB

Minyak naik karena perhatian beralih dari perluasan stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpul di Jackson Hole, Wyoming. Kontrak berjangka naik s...

Minyak Naik Terkait Kekhawatiran Laporan Stok AS Mengimbangi Resesi...
Wednesday, 21 August 2019 13:56 WIB

Minyak naik setelah sebuah laporan industri mengindikasikan bahwa persediaan minyak mentah AS turun untuk pertama kalinya dalam tiga minggu terakhir, melawan kekhawatiran yang berkembang bahwa ekonomi...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.