DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Saham Tokyo Dibuka Turun Terkait Kekhawatiran Virus yang Masih Berlangsung

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran atas penyebaran global virus corona baru yang masih berlangsung. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,81 persen atau 191,88 poin menjadi 23.495,71 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,85 persen atau 14,46 poin menjadi 1.688,41.(mrv) Sumber: AFP

Draghi Memperingatkan Risiko Global Masih Menekan Ekonomi Kawasan Euro
Wednesday, 10 April 2019 20:26 WIB | FISCAL & MONETARY |Mario Draghi

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi memperingatkan bahwa ekonomi kawasan euro menghadapi risiko yang besar termasuk Brexit dan bahaya bahwa proteksionisme perdagangan dapat mengurangi kepercayaan.

Draghi mengatakan angka-angka baru-baru ini mengkonfirmasi "momentum pertumbuhan yang melambat" sebagai isu global yang mengurangi sentimen. Dia menambahkan bahwa ECB akan mempertimbangkan apakah perlu mengurangi efek samping dari suku bunga negatif, berbicara setelah lembaga mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah dengan suku bunga simpanan di minus 0,4 persen.

Presiden juga mengatakan ECB "berkomitmen penuh" untuk mengembalikan inflasi ke targetnya di bawah 2 persen. Bank sentral telah menjanjikan putaran baru pendanaan murah untuk bank-bank akhir tahun ini, tetapi menunda untuk mengumumkan rinciannya. "Terlalu dini" untuk memutuskan suku bunga negatif atau kriteria pinjaman bank, dengan keputusan datang pada "pertemuan mendatang," kata Draghi.

Saat ini, pertanyaannya adalah apakah ekonomi stabil atau perlambatan yang mendominasi sebagian besar tahun 2018 berlanjut sepanjang tahun ini.

Masih banyak yang perlu dikhawatirkan, termasuk ancaman perdagangan Donald Trump, situasi fiskal Italia yang tidak pasti, dan ketidakpastian kapan dan bagaimana AS akan meninggalkan Uni Eropa. Ketika Draghi berbicara, para pemimpin Uni Eropa berkumpul di Brussels untuk pertemuan darurat di mana mereka dapat memaksa Inggris untuk menunda kepergiannya dari blok selama satu tahun. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Jerome Powell: Siap menggunakan QE, panduan 'agresif' dalam penurunan, USD stabil...
Wednesday, 12 February 2020 22:41 WIB

Jerome Powell, Ketua Federal Reserve, mengatakan bahwa bank siap menggunakan Quantitative Easing (QE) dan juga meneruskan panduan "secara agresif" dalam penurunan. Powell bersaksi di hadapan Komite Pe...

Carney : Tingkat Suku Bunga Rendah Menambah Kapasitas Fiskal Pemerintah...
Tuesday, 11 February 2020 23:02 WIB

Tingkat suku bunga yang rendah menambah kebijakan fiskal pemerintah, Gubernur Bank of England (BoE) Mark Carney mengatakan pada hari Selasa dalam pidatonya di depan Komite Urusan Ekonomi. "Tingkat suk...

Lagarde: Inflasi Masih Agak Jauh Di Bawah Tujuan Jangka Menengah Kami...
Tuesday, 11 February 2020 21:25 WIB

Momentum pertumbuhan kawasan euro telah melambat sejak 2018 karena ketidakpastian global dan perdagangan internasional yang lebih lemah, kata Presiden  European Central Bank (ECB) Christine Lagar...

Powell mengatakan risiko terhadap ekonomi AS tetap ada, terutama dari coronavirus...
Tuesday, 11 February 2020 21:04 WIB

Beberapa kekuatan yang menahan pertumbuhan ekonomi AS tahun lalu telah mereda, tetapi risiko terhadap prospek tetap, terutama dari coronavirus, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada Sela...

Lowe RBA Mengatakan Risiko Pemotongan Suku Bunga Sekarang Mungkin Melebihi Keuntungan...
Friday, 7 February 2020 08:15 WIB

Kepala bank sentral Australia Philip Lowe mengisyaratkan dewannya masih menahan untuk saat ini, pemotongan lebih lanjut untuk risiko suku bunga yang sudah rendah secara historis di negara itu dalam me...

POPULAR NEWS
Saham Tokyo Dibuka Turun Terkait Kekhawatiran Virus yang Masih Berlangsung

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran atas penyebaran global virus corona baru yang masih berlangsung. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,81 persen atau 191,88 poin menjadi 23.495,71 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,85 persen atau 14,46 poin menjadi 1.688,41.(mrv) Sumber: AFP

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.