DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Sterling Tergelincir Dari Tertinggi 5-Bulan setelah Rencana Brexit Menemui Hambatan

Sterling jatuh lebih dari setengah persen terhadap dolar pada hari Senin, tergelincir dari tertinggi lima bulan setelah parlemen Inggris menunda pemungutan suara penting terhadap perjanjian penarikan Brexit. Langkah ini menggagalkan rencana Perdana Menteri Boris Johnson untuk mengambil keputusan tentang kesepakatan penarikannya, tetapi pound memegang sebagian besar dari rally baru-baru ini di tengah keyakinan bahwa keluar yang tidak teratur dari Uni Eropa akan dihindari. Pada awal...

Polisi Italia Tangkap Tiga Orang yang Dituduh Siksa Migran di Libya
Tuesday, 17 September 2019 16:40 WIB | GLOBAL |Global

Polisi Italia, Pada Senin (16/9) menangkap tiga laki-laki yang dituduh menyiksa dan memeras uang dari para migran di sebuah pusat penahanan Libya.

Jaksa penuntut di Sisilia memerintahkan penangkapan dua warga Mesir dan satu warga Guinea, setelah beberapa orang mengenali mereka sebagai penyiksa mereka.

Ketiganya diduga mengelola kamp migran di bekas pangkalan militer di Zawiya, Libya.

"Saya dipukuli beberapa kali. Saya mengalami penyiksaan yang membekas di tubuh saya," kata seorang migran kepada jaksa penuntut.

Yang lainnya mengatakan sejumlah perempuan diperkosa dan migran yang tidak bisa membayar tebusan dibunuh atau dijual pada pedagang manusia.

Milisi bersenjata bertanggung jawab terhadap banyak kamp migran di Libya, yang menahan orang-orang yang tiba di negara itu dan ingin pergi ke Eropa termasuk yang ditangkap penjaga pantai Libya di Laut Tengah.

Kelompok-kelompok HAM menuntut pemerintah Libya menutup pusat-pusat migran, menyebutnya sebagai tempat-tempat kekerasan dan kemelaratan.

"Investigasi ini mengukuhkan kondisi kehidupan yang tidak manusiawi di tempat yang dikatakan Libya. Dan perlunya tindakan termasuk di tingkat internasional," kata Luigi Patronaggio, kepala jaksa penuntut di kota Agrigento di Sisilia.

Sumber : VOA News

RELATED NEWS
Pertempuran di Suriah Berlanjut...
Friday, 18 October 2019 23:31 WIB

Pertempuran di Suriah Timur Laut, Jumat (18/10) terus berlanjut, terlepas adanya perjanjian gencatan senjata yang diperantarai AS. Dentuman keras dan suara tembakan dapat terdengar. Asap tampak membu...

Pihak-pihak Oposisi Inggris Telah Menolak Kesepakatan Brexit Terbaru...
Friday, 18 October 2019 17:04 WIB

Para pemimpin Uni Eropa berharap Parlemen Inggris akan memilih untuk mendukung kesepakatan Brexit terbaru yang akan terjadi sebelum pertemuan anggota parlemen Sabtu, tetapi partai-partai oposisi sudah...

Mantan Penjaga Kamp Nazi Berusia 93 Tahun Diadili di Jerman...
Friday, 18 October 2019 10:45 WIB

Seorang mantan penjaga kamp konsentrasi Nazi berusia 93 tahun, pada Kamis (17/10), menjalani sidang pengadilan di Jerman karena bersekongkol membunuh lebih dari lima ribu orang. Bruno Dey berusia 17 ...

Wapres AS Desak Erdogan Hentikan Serangan terhadap Laskar Kurdi...
Friday, 18 October 2019 04:56 WIB

Wakil Presiden AS Mike Pence, Kamis (17/10), mendesak Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan gencatan senjata untuk mengakhiri serangan militernya terhadap laskar Kurdi di Suriah Utara. Hal ter...

Inggris Hadapi Kesempatan Terakhir untuk Menghindari Brexit Tanpa Kesepakatan atau Penundaan...
Thursday, 17 October 2019 17:25 WIB

Uni Eropa memperingatkan bahwa KTT hari Kamis mungkin menjadi kesempatan terakhir untuk menghindari pilihan antara penundaan lain untuk Brexit dan kerusakan ekonomi Inggris bila meninggalkan UE tanpa ...

POPULAR NEWS
Sterling Tergelincir Dari Tertinggi 5-Bulan setelah Rencana Brexit Menemui Hambatan

Sterling jatuh lebih dari setengah persen terhadap dolar pada hari Senin, tergelincir dari tertinggi lima bulan setelah parlemen Inggris menunda pemungutan suara penting terhadap perjanjian penarikan Brexit. Langkah ini menggagalkan rencana Perdana Menteri Boris Johnson untuk mengambil keputusan tentang kesepakatan penarikannya, tetapi pound memegang sebagian besar dari rally baru-baru ini di tengah keyakinan bahwa keluar yang tidak teratur dari Uni Eropa akan dihindari. Pada awal...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.