DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Bergerak Lebih Tinggi Setelah IMF Mengurangi Prakiraan Pertumbuhan Dunia

Harga emas melayang fraksional lebih tinggi pada hari Senin karena pasar A.S. tetap ditutup untuk liburan Martin Luther King sementara yang Eropa menunggu pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa pada akhir pekan ini sebagai petunjuk tentang berapa lama rezim suku bunga negatif saat ini akan bertahan. Harga sedikit naik setelah Dana Moneter Internasional mempertahankan prospek suram untuk 2020, menekan perkiraan pertumbuhan global tahun ini menjadi 3,3% dari 3,4% pada Oktober. Ini juga...

Emas Ditutup Lebih Rendah seiring Pedagang Menimbang Dampak Wabah Virus Di China

Emas berjangka menetap sedikit lebih rendah pada hari Selasa, dengan beberapa sumber menghubungkan kerugian dengan kemungkinan bahwa wabah virus dapat memotong permintaan untuk logam mulia saat China bersiap untuk perayaan Tahun Baru di akhir pekan ini. Orang Cina cenderung membeli lebih banyak emas untuk perayaan liburan. Menurut sumber lain, bagaimanapun, mengatakan bahwa penyebaran lebih lanjut dari virus coronavirus pada akhirnya dapat mendukung pembelian emas. CNN melaporkan pada hari...

Emas Menguat Seiring Serangan atas Yaman, Pembelian Tahun Baru Imlek China

Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Senin, setelah serangan rudal di Yaman selama akhir pekan mengipasi kekhawatiran geopolitik dan meningkatkan daya tarik safe-haven logam, sementara pembelian menjelang Tahun Baru Cina juga memberikan dukungan. Spot emas naik 0,3% di $ 1.560,89 per ons pada 0726 GMT, setelah menyentuh level tertinggi sejak 10 Januari di $ 1.562,51 pada awal sesi. Emas berjangka AS datar di $ 1.560,50. "Tahun Baru Imlek ada di depan kami...

Emas Turun dari Tertingginya 2-Pekan Seiring Pemasalahan Virus di China

Emas turun pada hari Selasa, turun dari level tertingginya dua minggu, karena dolar stabil di dekat level tertinggi satu bulan, meskipun kekhawatiran tentang kejatuhan ekonomi dari coronavirus di China mengurangi sentimen risiko dan menjaga harga didukung di atas level $ 1.500 per ons. Spot emas turun 0,4% menjadi $ 1.555,59 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak 8 Januari di $ 1.568,35 pada awal sesi. Emas berjangka AS turun 0,3% menjadi $ 1.555,70 per ons. Dolar bertahan di dekat...

Minyak Naik Seiring Tutupnya Ladang Minyak Libya

Harga minyak naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Senin setelah dua basis produksi minyak mentah besar di Libya mulai ditutup di tengah blokade militer, berisiko mengurangi aliran minyak mentah dari anggota OPEC menjadi lebih sedikit. Minyak mentah Brent naik 37 sen, atau 0,6%, di $ 65,22 pada 0952 GMT, setelah sebelumnya menyentuh $ 66 per barel, tertinggi sejak 9 Januari. Kontrak West Texas Intermediate adalah 24 sen, atau 0,4%, lebih tinggi pada $ 58,78 per barel,...

Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB | POLITICS |

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Reporter VOA Henry Ridgwell melaporkan dari London, Presiden Trump dijadwalkan akan menyampaikan pidato yang ditunggu-tunggu pada sesi penutupan konferensi itu, Jumat (26/1).

Beberapa jam setelah helikopter kepresidenan Amerika Serikat Marine One mendarat, Donald Trump menggelar strategi diplomasinya blak-blakan yang menjadi ciri khasnya. Ia meragukan pembicaraan perdamaian Timur Tengah akan dimulai kembali dan mengancam akan memangkas dana bantuan untuk Palestina.

œDana itu tersedia, dan dana itu tidak akan sampai ke Palestina kecuali mereka bersedia merundingkan perdamaian. Karena, saya bisa katakan, Israel ingin berdamai, dan Palestina seharusnya juga demikian. Jika tidak, kami akan terpaksa lepas tangan.

Sebelumnya, Presiden Trump membantah apa yang menurutnya gosip palsu bahwa ia berselisih pendapat dengan PM Inggris Theresa May. Trump malah menjanjikan akan mendongkrak perdagangan setelah Inggris keluar dari Uni Eropa.

Ada kekhawatiran bahwa diplomasi Donald Trump yang mendahulukan Amerika akan mengguncang sistem global yang menyokong KTT Davos.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru...
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta ...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar...
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu t...

AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah...
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar. Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1)...

POPULAR NEWS
Emas Bergerak Lebih Tinggi Setelah IMF Mengurangi Prakiraan Pertumbuhan Dunia

Harga emas melayang fraksional lebih tinggi pada hari Senin karena pasar A.S. tetap ditutup untuk liburan Martin Luther King sementara yang Eropa menunggu pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa pada akhir pekan ini sebagai petunjuk tentang berapa lama rezim suku bunga negatif saat ini akan bertahan. Harga sedikit naik setelah Dana Moneter Internasional mempertahankan prospek suram untuk 2020, menekan perkiraan pertumbuhan global tahun ini menjadi 3,3% dari 3,4% pada Oktober. Ini juga...

Emas Ditutup Lebih Rendah seiring Pedagang Menimbang Dampak Wabah Virus Di China

Emas berjangka menetap sedikit lebih rendah pada hari Selasa, dengan beberapa sumber menghubungkan kerugian dengan kemungkinan bahwa wabah virus dapat memotong permintaan untuk logam mulia saat China bersiap untuk perayaan Tahun Baru di akhir pekan ini. Orang Cina cenderung membeli lebih banyak emas untuk perayaan liburan. Menurut sumber lain, bagaimanapun, mengatakan bahwa penyebaran lebih lanjut dari virus coronavirus pada akhirnya dapat mendukung pembelian emas. CNN melaporkan pada hari...

Emas Menguat Seiring Serangan atas Yaman, Pembelian Tahun Baru Imlek China

Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Senin, setelah serangan rudal di Yaman selama akhir pekan mengipasi kekhawatiran geopolitik dan meningkatkan daya tarik safe-haven logam, sementara pembelian menjelang Tahun Baru Cina juga memberikan dukungan. Spot emas naik 0,3% di $ 1.560,89 per ons pada 0726 GMT, setelah menyentuh level tertinggi sejak 10 Januari di $ 1.562,51 pada awal sesi. Emas berjangka AS datar di $ 1.560,50. "Tahun Baru Imlek ada di depan kami...

Emas Turun dari Tertingginya 2-Pekan Seiring Pemasalahan Virus di China

Emas turun pada hari Selasa, turun dari level tertingginya dua minggu, karena dolar stabil di dekat level tertinggi satu bulan, meskipun kekhawatiran tentang kejatuhan ekonomi dari coronavirus di China mengurangi sentimen risiko dan menjaga harga didukung di atas level $ 1.500 per ons. Spot emas turun 0,4% menjadi $ 1.555,59 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak 8 Januari di $ 1.568,35 pada awal sesi. Emas berjangka AS turun 0,3% menjadi $ 1.555,70 per ons. Dolar bertahan di dekat...

Minyak Naik Seiring Tutupnya Ladang Minyak Libya

Harga minyak naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Senin setelah dua basis produksi minyak mentah besar di Libya mulai ditutup di tengah blokade militer, berisiko mengurangi aliran minyak mentah dari anggota OPEC menjadi lebih sedikit. Minyak mentah Brent naik 37 sen, atau 0,6%, di $ 65,22 pada 0952 GMT, setelah sebelumnya menyentuh $ 66 per barel, tertinggi sejak 9 Januari. Kontrak West Texas Intermediate adalah 24 sen, atau 0,4%, lebih tinggi pada $ 58,78 per barel,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.