DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Mencapai Level 3-Minggu Tertinggi, Dijalur untuk Mendapat Kembali Target $ 1.600

Faktor ketakutan di seluruh pasar seperti manna dari aset haven untuk mengganggu emas. Baik emas dan berjangka dari logam kuning menembus level kunci $ 1.580 per ons resistensi pada hari Senin sebelum mengkonsolidasikan kenaikan, meskipun analis mengatakan target $ 1.600 tampaknya baik dalam jangkauan pasar. Emas berjangka untuk pengiriman Februari di New York COMEX ditutup naik $ 5,50, atau 0,4%, pada level $ 1,577,40 per ons. Ini sebelumnya mencapai level $ 1.588,10, rekor puncaknya sejak...

Emas Hentikan Kenaikan 4-Hari Karena Pasar Tertekan Dari Dampak Virus

Emas mengakhiri reli selama empat hari terakhir pada hari Selasa karena investor kembali untuk memberikan kehidupan kepada saham dan aset berisiko lainnya hancur setelah krisis virus corona. Namun, penurunan logam kuning masih sederhana karena pasar menunggu hasil pertemuan kebijakan bulanan Federal Reserve dan apa artinya bagi suku bunga AS. Emas berjangka untuk pengiriman Februari di New York COMEX ditutup lebih rendah $ 7,60, atau 0,5%, pada level $ 1,569.80 per ons. Mencapai level...

Emas Menunjukkan Reputasinya Sebagai Haven Ditengah Sentimen Virus

Emas sekali lagi menunjukkan reputasinya yang lama sebagai tempat berlindung yang efektif di masa-masa sulit, diperdagangkan mendekati penutupan tertinggi dalam lebih dari enam tahun di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak ekonomi dan manusia dari virus korona mematikan Cina. Harga stabil setelah melonjak pada Senin, karena investor mempertimbangkan dampak dari penyebaran penyakit, dengan Jerman dilaporkan melihat kasus pertamanya. Virus ini telah membunuh setidaknya 80, dan...

Penguatan Dolar Tertahan oleh Yen di Tengah Meningkatnya Permintaan Safe-Haven

Dolar tetap melemah pada Senin, tertekan oleh penurunan yang mengejutkan dalam data penjualan rumah baru dan penawaran dalam yen dan franc Swiss karena kekhawatiran meningkat atas penyebaran virus corona yang mematikan. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang dari enam mata uang utama, naik 0,12% menjadi 97,97. Departemen Perdagangan mengatakan penjualan rumah baru turun 0,4% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman dari 694.000 unit pada bulan Desember,...

Minyak Mencatatkan Finish Terendah dalam Lebih Dari 3-Bulan terkait Wabah Coronavirus

Harga minyak turun untuk sesi kelima berturut-turut pada hari Senin, menetap di level terendah dalam lebih dari tiga bulan, karena meningkatnya angka kematian dan penyebaran influenza mematikan Cina selama akhir pekan memicu kekhawatiran baru bahwa penyakit itu dapat mengganggu permintaan energi global. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun $ 1,05, atau 1,9%, menjadi $ 53,14 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga untuk kontrak bulan depan, yang turun...

Direktur CIA: Program Rudal Nuklir Korea Utara untuk Intimidasi
Wednesday, 24 January 2018 17:58 WIB | SECURITY |

Direktur CIA Mike Pompeo hari Selasa (23/1) mengatakan, program misil nuklir Korea Utara dirancang tidak sekedar untuk membela diri, tetapi juga mengintimidasi.

œSebut saja itu pemaksaan, kata Pompeo di sebuah acara yang diselenggarakan oleh kelompok peneliti konservatif the American Enterprise Institute di Washington.

Pompeo juga mengatakan badan intelijen yang dipimpinnya berpendapat, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un tidak sekedar mengerahkan senjata nuklir untuk bertahan dalam kekuasaan, tetapi juga mengancam akan menyatukan Semenanjung Korea di bawah rezimnya.

Pompeo menambahkan Pyongyang dalam setahun ini bisa menempatkan Amerika dalam bahaya, dan langkah Korea Utara berikutnya adalah mengembangkan kemampuan untuk meluncurkan beberapa misil beruntun.

Pompeo mengatakan Presiden Trump terfokus pada solusi diplomatik atas krisis Korea Utara, tetapi CIA mengusahakan agar presiden memiliki berbagai pilihan lain.

Korea Utara secara agresif mengembangkan program senjata nuklir dan misil dan membangkang terhadap sanksi-sanksi internasional.

Sejumlah negara dan organisasi internasional telah memberlakukan sejumlah sanksi keuangan dan perdagangan terhadap Pyongyang, termasuk keputusan China untuk membatasi pasokan minyak dan batu bara untuk negara itu.

Korea Utara bergantung pada bahan bakar impor untuk mempertahankan ekonominya. Minyak juga diperlukan untuk program misil dan nuklir antar-benua negara itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Kerusuhan Merebak di India Jelang Penayangan Film Kontroversial...
Thursday, 25 January 2018 11:25 WIB

Kerusuhan merebak di berbagai Kota India, sehari menjelang penayangan perdana film kontroversial yang menceritakan legenda seorang Ratu Hindu. Para pengunjuk rasa yang marah membakar mobil dan merusak...

Penembakan di Sekolah Kentucky, Dua Tewas, Lainnya Cedera...
Wednesday, 24 January 2018 04:46 WIB

Dua orang tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam sebuah penembakan pada hari Selasa di sebuah sekolah menengah atas di negara Bagian tenggara AS, Kentucky, menurut Gubernur Matt Bevin. Bevin mengatakan...

POPULAR NEWS
Emas Mencapai Level 3-Minggu Tertinggi, Dijalur untuk Mendapat Kembali Target $ 1.600

Faktor ketakutan di seluruh pasar seperti manna dari aset haven untuk mengganggu emas. Baik emas dan berjangka dari logam kuning menembus level kunci $ 1.580 per ons resistensi pada hari Senin sebelum mengkonsolidasikan kenaikan, meskipun analis mengatakan target $ 1.600 tampaknya baik dalam jangkauan pasar. Emas berjangka untuk pengiriman Februari di New York COMEX ditutup naik $ 5,50, atau 0,4%, pada level $ 1,577,40 per ons. Ini sebelumnya mencapai level $ 1.588,10, rekor puncaknya sejak...

Emas Hentikan Kenaikan 4-Hari Karena Pasar Tertekan Dari Dampak Virus

Emas mengakhiri reli selama empat hari terakhir pada hari Selasa karena investor kembali untuk memberikan kehidupan kepada saham dan aset berisiko lainnya hancur setelah krisis virus corona. Namun, penurunan logam kuning masih sederhana karena pasar menunggu hasil pertemuan kebijakan bulanan Federal Reserve dan apa artinya bagi suku bunga AS. Emas berjangka untuk pengiriman Februari di New York COMEX ditutup lebih rendah $ 7,60, atau 0,5%, pada level $ 1,569.80 per ons. Mencapai level...

Emas Menunjukkan Reputasinya Sebagai Haven Ditengah Sentimen Virus

Emas sekali lagi menunjukkan reputasinya yang lama sebagai tempat berlindung yang efektif di masa-masa sulit, diperdagangkan mendekati penutupan tertinggi dalam lebih dari enam tahun di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak ekonomi dan manusia dari virus korona mematikan Cina. Harga stabil setelah melonjak pada Senin, karena investor mempertimbangkan dampak dari penyebaran penyakit, dengan Jerman dilaporkan melihat kasus pertamanya. Virus ini telah membunuh setidaknya 80, dan...

Penguatan Dolar Tertahan oleh Yen di Tengah Meningkatnya Permintaan Safe-Haven

Dolar tetap melemah pada Senin, tertekan oleh penurunan yang mengejutkan dalam data penjualan rumah baru dan penawaran dalam yen dan franc Swiss karena kekhawatiran meningkat atas penyebaran virus corona yang mematikan. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang dari enam mata uang utama, naik 0,12% menjadi 97,97. Departemen Perdagangan mengatakan penjualan rumah baru turun 0,4% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman dari 694.000 unit pada bulan Desember,...

Minyak Mencatatkan Finish Terendah dalam Lebih Dari 3-Bulan terkait Wabah Coronavirus

Harga minyak turun untuk sesi kelima berturut-turut pada hari Senin, menetap di level terendah dalam lebih dari tiga bulan, karena meningkatnya angka kematian dan penyebaran influenza mematikan Cina selama akhir pekan memicu kekhawatiran baru bahwa penyakit itu dapat mengganggu permintaan energi global. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun $ 1,05, atau 1,9%, menjadi $ 53,14 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga untuk kontrak bulan depan, yang turun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.